Rabu, 25 September 2013

Lie To Me ( Drama Korea)

       Kenapa ya mau nulis tentang drama ini ? Drama "Lie To Me " memang sudah tayang hampir 2 tahun lalu, tapi aku pengen banget nulis tentang drama ini. Soalnya aku sangat suka dengan chemistry Kang Ji Hwan (Hyun Ki Joon) dan Yoon Eun Hye (Gong Ah Jong).
     
Pasangan Serasi
     Pertama kali lihat drama ini, waktu tayang di LBS TV, hmm ... apa ceritanya. Episode pertama sudah buat tertarik, karena memang sebelumnya sudah pernah nonton Coffe Prince jadi kenal nih sama si Ah Jong. Nah ..nah begitu Hyun Ki Joon nya muncul, aku sempat agak berkerut juga, siapa ya ... kok suaranya khas banget, ooo la..la.. ternyata dia yang main di Hong Gil Dong. Langsung deh, search dramanya .... sampe sekarang belum bosen-bosen nontonnya.
Ceritanya kan, Gong Ah Jung tuh, kesel banget waktu ketemu temen lamanya So Ran ( merebut cinta pertamanya Ah Jung). Karena So Ran selalu mengungkapkan kata-kata seolah Ah Jung nggak mungkin bisa menikah. Akhirnya tercetuslah dari mulutnya kalo dia sudah menikah. Karena sesuatu yang tidak disengaja, salah seorang teman Ah Jung melihat dia sedang bersama Hyun Ki Joon, nah tersebarlah berita kalau dia sudah menikah dengan pengusaha muda tersebut.
Kang Ji hwan
     Aduh, ceritanya seru, lucu, tapi kadang ada juga adegan yang menyebalkan. Tapi, karakter Hyun Ki Joon yang diperankan oleh Kang Ji Hwan di Lie To Me sangat memikat. Pengusaha muda yang awalnya sempat bingung dengan perasaannya tetapi segera menemukan cinta sejatinya. Nggak plin-plan tapi tegas memutuskan sikapnya, baik terhadap bibinya maupu terhadapan Yun Ju (mantan pacarnya)
Salah satu favorit scene
Ekspresi kedua pemeran sangat menarik, keduanya adalah aktris dan aktor yang menurutku pas banget memerankan tokoh Gong Ah Jung dan Hyun Ki Joon. Coba perhatikan 3 ekspresi yang berbeda dari Hyun Ki Joon.


     Lho ... kok banyakan fotonya  Hyun Ki Joon ? Ups ... ternyata... aku nge fans sama Kang Ji Hwan selain Bae Yong Joon.

Senin, 23 September 2013

MARTABAK MANIS

Sudah lama sekali nyobain buat martabak, tapi nggak pernah berhasil. Maksudnya nggak seperti yang dijual oleh tukang martabak. Memang sih walaupun gagal terus, martabaknya tetap disikat habis. tetapi rasa penasaran akan martabak yang sebenarnya selalu jadi obsesi (ciee). Nah, akhirnya aq ketemu juga caranya supaya martabak yang q buat sama seperti yang dijual oleh mas tukang martabak. Hasilnyaaaaa .......

Rahasianya ternyata, setelah didiamkan selama kurang lebih satu jam, adonan ditambahkan baking powder atau soda kue sesuai resep, teruuus, adonan di  aduk dengan sendok atau sendok sayur sampai merata (licin). Nah, terus adonan ditarik pake sendok sayur tersebut, berulang-ulang. jangan lupa, teflon untuk memasaknya harus sudah dipanasi terlebih dahulu. jadi begitu adonan dituang ke teflon, taraaa ..... langsung deh terbentuk lubang-lubang di permukaan adonannya. Rasanya deg-degan banget nunggu si lubang-lubang. Eh, begitu dia bermunculan, seneng banget rasanya. Nah, begitu kira-kira. Soal resepnya ini dia yang aku pake :
Bahan-bahan :
- tepung terigu 175 gram
- telur 1 butir (kocok lepas)
- gula pasir 3 sendok makan
- ragi instan 1/2 sendok teh
- garam 1/4 sendok makan
- baking powder 1/4 sendok makan
- air 225 ml

Taburannya :
- gula pasir
- susu kental manis
- meises coklat atau berwarna-warni (anakku suka meises), atau kacang sangrai, keju
- mentega

Membuatnya :
- Campur terigu, ragi instan, dan gula pasir, aduk rata
- campur telur dan air, tuangkan ke dalam campuran terigu, aduk sampai licin
- tambahkan garam dan aduk rata
- diamkan selama kurang lebih satu jam, tutup rapat
- setelah satu jam tambahkan baking powder, aduk-aduk sambil ditarik.
- masak dengan teflon atau cetakan martabak, dengan api kecil
- setelah bagian atas agak kering, taburi gula kurang lebih dua-tiga sendok makan, lalu tutup selama kurang        lebih dua menit.
- angkat martabak, olesi dengan mentega, taburi meisis, susu kental manis, bagi dua dan tutup.
- martabak siap di sikaat.

Jumat, 08 Maret 2013

TANAMAN PEPAYA

Pepaya (Carica papaya) adalah tanaman yenang mudah tumbuh di daerah tropis seperti di Indonesia, tentu saja termasuk di halaman rumahku. Nggak tahu kapan makannya tuh pepaya, tahu-tahu udah banyak yang tumbuhh di halaman belakang rumah. Sudah beberapa pohon pepaya yang tumbuh, buahnya selalu bulat dan kecil-kecil. Isi dalamnya kuning tetapi tidak berbau "langu". Nah..... ini dia, pepaya yang ditunggu-tunggu, buahnya besar-besar dan isi dalamnya berwarna oranye tua.
Sebelum tahu manfaatnya, kita lihat dulu klasifikasinya yuuuk.

Kerajaan: Plantae
(tidak termasuk) Eudicots
(tidak termasuk) Rosids
Ordo: Brassicales
Famili: Caricaceae
Genus: Carica
Spesies: C. papaya

Manfaat pepaya dapat kita tinjau dari :
1. Buahnya.
    Pepaya merupakan sumber vitamin C, vitamin E dan beta-karoten, tiga antioksidan yang sangat kuat. Vitamin-vitamin ini membantu mencegah oksidasi kolesterol. Kolesterol yang teroksidasi dapat menempel dan menumpuk di dinding pembuluh darah, membentuk plak berbahaya (aterosklerosis) yang akhirnya dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke.
Buah pepaya dapat dimakan mentah (untuk sayuran), mengkal (dirujak) dan matang (pencuci mulut atau dibuat es buah .... segeeer). Tetapi pepaya matang lebih tinggi kandungan vitamin c nya dibandingkan yang masih mentah dan mengkal, selain itu yang buah pepaya  mentah atau mengkal  masih mengandung getah yang dapat membuat gatal pada bibir.
    Buah pepaya juga merupakan obat alami yang manjuuur untuk mengatasi sembelit. Hal ini karena kandungan seratnya yang tinggi. Pengalamanku saat melahirkan anak pertama menjadi pelajaran karena setelah melahirkan aku mengalami sembelit yang cukup parah sehingga aku terpaksa meminum obat untuk memudahkan BAB. Tetapi yang terjadi adalah aku malah mengalami gangguan perut karena terlalu tergantung pada obat. Setelah hamil anak kedua dan ketiga, aku rajin mengkonsumsi pepaya baik saat hamil maupun pasca melahirkan. Alhamdulillah, ketakutanku akan terjadi sembelit tidak terjadi.

2. Daunnya
     Daun pepaya memang memiliki rasa pahit. Tetapi menurutku rasa pahit daun pepaya lebih enak dibandingkan rasa pahit buah pare (paria). Walaupun rasanya pahit, tetapi khasiatnya sangat manis. Diketahui bahwa daun pepaya memiliki banyak khasiat untuk menjaga kesehatan dan membantu mengobati beberapa penyakit. O iya, aku masih ingat kalau papaku dulu sangat suka meminum air rebusan daun pepaya, untuk menurunkan tekanan darahnya,
Nah, beberapa manfaat daun pepaya :
- menstabilkan tekanan darah
- menambah nafsu makan
- mencegah kanker
    Daun pepaya dapat dimakan mentah , direbus atau ditumis (hmmm sedaap)
3. Bunganya
Bunga pepaya memiliki karakteristik rasa yang pahit sama seperti daunnya. Hal ini disebabkan oleh kandungan Alkaloid Carpein atau C14H25No2. Senyawa ini ditemukan oleh Dr. Carpein di tahun 1980. Berdasarkan penelitian lanjutan, diketemukan fakta bahwa zat alkaloid carpein ini bisa digunakan untuk mengobati penyakit jantung. Dengan demikian, salah satu khasiat bunga pepaya adalah membantu penyembuhan penyakit jantung.
Selain mengandung senyawa alkaloid carpein, bunga pepaya juga diketahui mengandung tanin, steroid, flavanoid, triterpenoid, serat alami dan juga karbohidrat. Berdasarkan uji klinis, ternyata senyawa yang terdapat dalam bunga pepaya ini sangat ampuh melumpuhkan pengaruh radikal bebas di dalam tubuh manusia dan juga membersihkan darah.
    Nah, jadi jangan ragu-ragu untuk mengkonsumsi buah, daun atau bahkan bunga pepaya. Karena banyaknya khasiat yang terkandung di dalamnya.

sumber : Dari berbagai sumber

Minggu, 03 Maret 2013

Tentang SURAT AL INSYIRAH


              Aku sama sekali tidak  memiliki kapasitas untuk membahas apalagi menafsirkan ayat Al Quran. Tetapi aku hanya akan berbagi pengalaman tentang salah satu surat dari 114 surat yang ada di Al Quran, yaitu surat Al Insyirah.



  
 أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ (1) وَوَضَعْنَا عَنْكَ وِزْرَكَ (2) الَّذِي أَنْقَضَ ظَهْرَكَ (3) وَرَفَعْنَا لَكَ ذِكْرَكَ (4) فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا (5) إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا (6) فَإِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْ (7) وَإِلَى رَبِّكَ فَارْغَبْ (8)
Artinya :
“Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?,(1) Dan Kami telah menghilangkan dari padamu bebanmu,(2) yang memberatkan punggungmu? (3) Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu. (4) Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, (5) sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.(6) Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain, (7) dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.(8)”

          Saat aku hamil anakku yang pertama, seorang rekan yang sama-sama bertugas sebagai guru di sekolah yang lumayan jauh dari kota kabupaten memberikan anjuran untuk rajin membaca surat Al Insyirah ini. Dia adalah seorang guru Pendidikan Agama Islam. Tetapi tidak hanya dibaca, dia mengatakan bahwa saat usia kehamilan memasuki 6 atau 7 bulan suami rajin-rajinlah membaca surat Al Insirah sebanyak 3 kali sambil mengusap peut istri. Hal tersebut dilakukan sampai saatnya akan melahirkan. "Insya Allah, tidak ada kesulitan nanti kalau akan melahirkan, insya Allah mudah saat melahirkan nanti ", katanya. Aku sampaikan hal itu kepada suamiku, alhamdulillah suamiku tidak keberatan melakukannya. Akhirnya, sejak kehamilanku memasuki usia 6 bulan, setiap malam sebelum tidur, suami tidak lupa membaca surat Al Insyirah sambil mengusap perutku. Kalau suami lupa, aku mengingatkannya " Yah, belum dibacain nih",
        Alhamdulillah, proses kelahiran anak pertamaku berjalan mudah dan lancar. Aku sama sekali tidak merasa sakit yang lama, karena pada pagi hari tanggal 16 Agustus 2003 , saat aku buang air kecil kulihat ada tanda-tanda , aku merasa harus periksa ke bidan. Dengan berjalan kaki diantar suami jam 7 pagi , aku memeriksakan diri. Hasilnya, aku tidak lama lagi akan melahirkan .... duuuh, mana belum bawa persiapan apa-apa. Alhamdulillah jam 8 pagi aku melahirkan anak pertamaku, perempuan.
        Hamil ke-2 dan ke-3, suami tetap melakukan hal yang sama yaitu membaca surat Al Insyirah sebelum tidur sambil tidak lupa mengelus perutku. Alhamdulillah, proses persalinan kedua anakku pun berjalan sangat mudah dan lancar. Sehingga aku tidak merasakan perbedaan antara melahirkan anak perempuan atau anak laki-laki, karena mereka bertiga kulahirkan sama mudahnya.
       Surat Al Insyirah apabila dilihat dari artinya apabila kita sungguh-sungguh yakin pada kekuasaan Allah, bahwa benar setelah menghadapi kesulitan pasti ada kemudahan. Sungguh aku dan suami meyakini, dengan keyakinan dan kesungguhan maka Allah SWT akan selalu memberikan kita kemudahan di akhir kesulitan yang kita hadapi.
       Bagi yang ingin mengetahui kandungan QS Al Insyirah silahkan baca di : Kandungan QS Al Insyirah